

Siapa sih yang tidak kenal dengan ikan yang satu ini, yap
ikan arwana yang begitu mempesona. Bisa di bilang arwana adalah ikan yang sebagian besar mengisi ruang tamu rumah para
kingkonglomerat, yang merupakan ikan bisa dibilang muuuahal.
Arwana
termasuk famili ikan "karuhun", yaitu Osteoglasidae atau famili ikan
"bony-tongue" (lidah bertulang), karena bagian dasar mulutnya berupa
tulang yang berfungsi sebagai gigi. Arwana memiki berbagai julukan,
seperti: Ikan Naga (Dragon Fish), Barramundi, Saratoga, PlaTapad,
Kelesa, Siluk, Kayangan, Peyang, Tangkelese, Aruwana, atau Arowana,
tergantung dari tempatnya.
Disini saya menshare sedikit
tips cara merawat
ikan arwana yang baik dan benar di dalam aquarium, sehingga ikan arwana anda tidak stres ataupun agar bisa berkembang dengan baik.
1. Perhatikan peralatan aquarium
Berhasil
tidaknya akuarium menjadi tempat yang nyaman bagi ikan arwana, sungguh
dipengaruhi oleh kelengkapan sarana pendukungnya.
Aerator
Fungsi
aerator atau pompa udara adalah menyuplai udara ke dalam air akuarium,
dan sekaligus menguapkan atau mendorong hasil sisa-sisa pembakaran ke
luar dari akuarium. Aerator dikatakan baik, jika arus listrik yang
menggerakkannya kecil, tetapi udara yang ditiupkannya relatif banyak.
Heater & Thermometer
Alat
pemanas (heater) ini diperlukan terutama pada waktu suhu air akuarium
turun drastis. Sedangkan alat pengontrol suhu air atau termometer juga
dipasang dalam akuarium. Di daerah dingin, heater dan termometer ini
sangat dibutuhkan.
Filter
Fungsi filter atau penyaring untuk
menyaring air dalam akuarium. Kerja filter mencakup ini untuk menyedot
air akuarium, menyaring, dan mengembalikannya lagi ke dalam akuarium
dalam kondisi bersih.
Lampu TL
Keberadaan lampu TL, selain
menyinarkan cahaya, juga sanggup mempercantik penampilan akuarium. Tapi,
jangan sampai sinar lampu TL justru menimbulkan panas yang melebihi
kebutuhan. Idealnya untuk akuarium seluas 80x40 cm memerlukan lampu TL
berdaya 20 watt.
2. rajin melakukan perawatan akuarium
mau
tak mau jika anda terlanjur mencintai ikan arwana dalam akuarium,
cukuplah rajin melakukan perawatan. sebab déngan demikian itu,
penampilan arwana dalam akuarium tampak sehat, segar, dan menyenangkan.
pemberian makanan
menu
utama arwana dalam akuarium adalah kelabang. tapi jangan terus- menerus
diberi kelabang, sebaiknya divariasi déngan makanan lain. contohnya:
udang, kecoa, katak, lipan, kadal, maupun jangkrik.
pengontrolan & pergantian air
setiap
hari diwajibkan mengontrol suhu dan ph air. adapun suhu air ideal bagi
ikan arwana sekitar 25-27 derajat celcius. andaikata suhu air dingin,
segera nyalakan heater hingga suhu air sesuai kebutuhan. sedangkan ph
yang dikehendaki sekitar 6-8,5. andaikata ph terlalu rendah, maka
tambahkan kapur ke dalam akuarium. selain itu, sanitasi air perlu
diperhatikan pula, silakan mengobati air akuarium déngan malachite
green, déngan frekuensi 3 minggu sekali.
dan jangan lupa, air
akuarium juga diganti. namun pergantian air dipilahkan menjadi dua,
yakni: (a) pergantian air secara reguler setiap 2 hari sekali dengan
volume 10% dari seluruh volume air akuarium, dan (b) total pergantian
air dilakukan setiap 3 bulan sekali. jika anda menggunakan air pam,
sebaiknya dibiarkan 24 jam terlebih dahulu agar kandungan khlor
mengendap, dan setelah itu bisa dimasukkan ke dalam akuarium.
3. penataan interior akuarium
kehidupan
di dalam akuarium adalah replika lingkungan hidup di alam bebas. oleh
karena itu, perlu penataan interior dalam akuarium. ini berarti menuntut
apresiasi estetika, sehingga perpaduan antara keindahan akuarium dengan
anggunnya ikan arwana sanggup menampilkan nuansa kesejukan yang
harmonis.
tanaman air
mengingat asal-muasal ikan arwana yang
suka bersembunyi di bawah tanaman air, maka kita pun siap menyediakan
tanaman dimaksud. ada beberapa jenis tanaman air yang dapat dipilih
antara lain: vallisneria spiralis, hidrilla verticillata, riccia
fluiutana, higrophila polisperma, pistia stratiotes, najas indica, dan
sebagainya.
pasir batuan
pasir digunakan sebagai landasan
peletakan batuan. sebaiknya digunakan pasir sungai, yang masih bercampur
dengan humus. di samping itu, diberi juga batuan dan termasuk
karang-karangan. ukuran batu idéal berdia meter 3 mm. batuan tersebut
memiliki berbagai corak dan warna yang beragam namun tetap indah.
Semoga Bermanfaat..:)